
Selamat berkunjung ke wapsite saya yang sederhana ini ya pemirsah hehehehehe,,, Selama ini kalian mungkin sudah menganal yang namanya rokok “Sampoerna” dan “DJE...SAM..SOE!” (234). Nah, pada kesempatan kali ini saya akan menulis seputar tentang Museum Sampurna, bertepatan pada tanggal 1 Juni 2013 saya pun menggunjungi Museum yang bernama Museum Sampurna yang terletak di Taman Sampoerna No. 6, Krembangan, Pabean Cantikan, Surabaya. Museum House of Sampoerna buka pada setiap hari pada jam kerja, yaitu buka pada pukul 9.00 WIB dan tutup pada pukul 22.00 WIB. Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk masuk ke dalam museum ini. Museum House of Sampoerna tidak memungut biaya sama sekali atau gratis untuk para pengunjung yang akan datang, Jadi Anda dapat berkunjung beberapa kali ke museum jika tak puas berkunjung sekali. Museum yang pernah dinobatkan sebagai salah satu museum terfavorit Indonesia berdasarkan survey yang dilakukan oleh National Geographic Traveler Indonesia pada bulan April-Mei 2011 ini memiliki beberapa area dengan fungsinya yang berbeda. Setiba saya memasuki museum tersebut aroma khas dari tembakau dan cengkeh yang memenuhi ruangan museum tersebut. Dan di sana juga kalian bisa melihat pembuatan rokok secara langsung.
Dalam tur ini pengunjung museum dibawa berkeliling kota Surabaya Lama yaitu Tugu Bahlawan, Balai Kota, Pecinan, Kampung Arab, dan yang lainnya tour yang diadakan House of Sampoerna ini disebut Surabaya Heritage Tour. Untuk mengikuti tour ini pengunjung hanya perlu mendaftar pada petugas tanpa dipungut bayaran atau gratis.
Perlu anda ketahui bahwa museum ini dulunya awalnya digunakan
sebagai Panti Asuhan yang dikelola oleh penguasa pada waktu itu Pada Tahun 1932, Liem Seeng Tee, pendiri Sampoerna membeli tempat ini, untuk tempat tinggal keluarga dan juga sebagai tempat pembuatan rokok tradisional, Kemudian seiring dengan berjalannya waktu, industri rokok rumahan ini berkembang pesat menjadi sebuah Pabrik Rokok terbesar di Jawa Timur Pada tahun 2003, pada ulang tahunnya yang ke-90 bangunan induk yang terdapat pada area pabrik ini difungsikan sebagai museum tetapi di belakangnya masih di pergunakan sebagai sebagai pabrik untuk pembuatan roko.
Peta Museum Sampoerna


02.59
Unknown



